PADANG — Gerakan Pramuka kembali menunjukkan darma baktinya kepada masyarakat. Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Sumatera Barat bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) 09 Kota Padang turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para penyintas bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Kampung Nelayan, Kota Padang. Ketua Kwarda 03 Sumatera Barat, Kak Audy Joinaldy, hadir langsung menyapa warga didampingi oleh Ketua Kwarcab 09 Kota Padang, Kak Andree. Kamis (05/03/2026)
Dalam sambutannya di hadapan warga yang terdampak, Kak Audy mengingatkan kembali tentang kondisi geografis Sumatera Barat yang memiliki dua sisi yang saling berdampingan.
"Sumatera Barat ini karunianya luar biasa, alamnya sangat indah dan mempesona. Namun, kita juga harus selalu mawas diri karena di balik keindahan tersebut, daerah kita ini juga ibarat etalase bencana. Berbagai potensi bencana alam ada di sini. Oleh karena itu, kehadiran Gerakan Pramuka di tengah-tengah masyarakat adalah wujud kepedulian dan kesiapsiagaan kita untuk selalu saling menguatkan," ujar Kak Audy Joinaldy.
Turut hadir memberikan penguatan moral, Wakil Wali Kota Padang yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum (Orgakum) Kwarda 03 Sumbar, Kak Maigus Nasir. Beliau berpesan kepada para penyintas untuk senantiasa memupuk ketabahan dalam melewati masa-masa sulit pascabencana.
"Setiap musibah tentu membawa ujian yang berat, namun di baliknya pasti ada hikmah jika kita menghadapinya dengan kesabaran dan keikhlasan. Pemerintah Kota Padang bersama keluarga besar Gerakan Pramuka akan terus berupaya hadir dan mendampingi bapak dan ibu sekalian. Tetap sabar dan mari kita saling bahu-membahu agar pemulihan ini bisa berjalan cepat," tutur Kak Maigus.
Sebagai bentuk nyata kepedulian untuk meringankan beban masyarakat, tim Pramuka kwarda sumbar mendistribusikan sejumlah paket bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan warga di hunian sementara. Adapun rincian bantuan yang diberikan kepada setiap keluarga terdampak meliputi Paket kurma dan minuman kaleng serta uang tunai sebesar Rp 500.000 untuk setiap kepala keluarga (KK).
Kehadiran Kak Audy, Kak Maigus, dan Kak Andree di tengah-tengah warga Kampung Nelayan bukan sekadar penyerahan bantuan materi, melainkan juga wujud nyata solidaritas tanpa batas dari keluarga besar Gerakan Pramuka.
Sinergi antara Kwarda 03 Sumbar, Pemkot Padang, dan Kwarcab 09 Padang ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga selama masa transisi di hunian sementara, hingga mereka dapat kembali menata kehidupan dengan normal.
