PADANG, 21 Januari 2026 – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Padang resmi merampungkan rangkaian sosialisasi aplikasi digital "Ayo Pramuka". Kegiatan yang berlangsung secara maraton ini telah sukses dilaksanakan di 11 Kwartir Ranting (Kwarran) di seluruh Kota Padang, menandai langkah besar menuju digitalisasi data kepramukaan di wilayah tersebut.
Rangkaian sosialisasi ini dilaksanakan selama sepuluh hari, dimulai sejak Senin, 12 Januari 2026, dan berakhir pada hari ini, Rabu, 21 Januari 2026 yang di awali di Kwarti Ranting Nanggalo dan ditutup di Kwartir Ranting Bungus Teluk Kabung.
Target utama dari kegiatan ini adalah para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) di setiap Kwarran. Kehadiran Kamabigus dinilai krusial karena peran mereka sebagai pemegang kebijakan strategis di tingkat Gugus Depan, yang menjadi ujung tombak pemutakhiran data anggota Pramuka.
Melalui aplikasi "Ayo Pramuka", diharapkan seluruh data anggota dan potensi Gerakan Pramuka dapat terintegrasi dalam satu sistem yang akurat, real-time, dan mudah diakses, sejalan dengan visi transformasi digital
Kegiatan ini dihadiri narasumber langsung dari Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. Kehadiran tim pusat ini memastikan pemahaman teknis dan filosofis mengenai aplikasi tersebut tersampaikan secara utuh kepada para peserta di daerah.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, Tim Pusdatin Kwarnas didampingi secara intensif oleh tim dari Kwarcab Padang, antara lain, Kak Zulhendri (Waka bina Muda Kwarcab Padang) Kak Idris (Andalan Humas) dan Kak Yogy (Andalan Humas)
Sinergi antara tim teknis pusat dan pendampingan dari tokoh andalan daerah membuat proses sosialisasi berjalan interaktif dan solutif, terutama dalam memecahkan kendala teknis yang dihadapi para Kamabigus di lapangan.
Dengan rampungnya sosialisasi di 11 Kwarran ini, Kwarcab Padang kini bersiap memasuki fase implementasi penuh. Para Kamabigus yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan segera menginstruksikan operator di masing-masing sekolah atau pangkalan untuk melakukan input dan verifikasi data melalui aplikasi "Ayo Pramuka".
Langkah ini diharapkan dapat menjadikan Kota Padang sebagai salah satu barometer keberhasilan digitalisasi data Pramuka di tingkat nasional.
